Cerita Dewasa asli Indonesia

Archive for the ‘Beastility’ Category

Aku bernama Mona, umurku 17 tahun, karena kecantikanku, kulitku yang putih mulus serta bodyku yang sintal dengan payudara berukuran 34B yang kencang dan padat, tentu banyak cowok yang ingin mencicipi tubuhku dan aku tidak pernah menolak cowok manapun yang ingin menikmati body sexyku ini sehingga banyak penis yang memasuki mulut, anus, dan vaginaku, mulai dari cowok ganteng sampai abang tukang becak pernah merasakan nikmatnya tubuhku.

Read the rest of this entry »

Setelah beberapa kali mengunjungi situs ini, hatiku terdorong untuk mengirimkan kisah nyata yang aku alami sewaktu aku masih smu. Ceritanya berawal ketika aku dan Vivi belajar bareng di rumahku. Waktu itu hanya kami dan si mbok yang berada di rumah, karena mami dan papi ku lagi ke bandung. Sedangkan kakakku selama mami dan papi ngga dirumah dia juga suka pulang larut malam.

Read the rest of this entry »

Namaku Herlin. Aku adalah seorang pegawai swasta di sebuah perusahaan jasa kontraktor di Sorong, Irian Jaya. Ibuku dari Solo dan Papa dari Manado. Sudah hampir 4 tahunan aku tinggal di Sorong, Irian Jaya. Tadinya aku ikut suamiku yang kebetulan Pegawai Negeri di Dinas Kehutanan yang dipindahkan bertugas di Sorong. Eh, dari pada menganggur, aku melamar kerja dan diterima, setahun setelah kami pindah. Mas Johan, suamiku pun tidak keberatan kalau aku bekerja. Hitung-hitung cari pengalaman, katanya. Kisahku ini mungkin agak menggelikan dan menjijikan, tetapi ini bukan basa-basi loh..!

Read the rest of this entry »

Kehidupan bersama Beni memang membosankan, secara seksual maksudnya. Beni sebenarnya seorang yang baik dan bertanggung jawab. Semua kebutuhan rumah tangga telah dipenuhi olehnya sehingga aku tak perlu bekerja. Kenyataannya, itu justru menjadi bagian dari masalahku. Sebagai seorang wanita berusia 22 tahun tanpa anak, yang menikah dengan seorang pria pekerja yang konservatif berusia 35 tahun, membuatku mempunyai sangat banyak waktu untuk berkhayal macam-macam. Aku juga mempunyai sangat banyak waktu untuk bermasturbasi, membaca novel berisi cerita-cerita seks ataupun mengkhayalkan berbagai macam variasi dalam berhubungan seks……….

Read the rest of this entry »

Namaku Florence dan sekarang aku sedang berada di Roma, Itali. Aku tinggal bersama kekasihku yang bernama Erick. Aku selalu bercinta dengan Erick setiap malam hari dan itu membuatku selalu horny. Suatu ketika, Erick terpaksa pergi menjalankan bisnis di Malaysia selama seminggu dan aku sendirian selama seminggu di rumah. Aku sebenarnya ingin sekali mencari teman pria di saat kekasihku tidak di rumah karena vaginaku terasa gatal sekali tanpa adanya pria di sisiku.

Read the rest of this entry »

Namaku Lina, statusku masih membujang tetapi sudah tidak gadis lagi, usiaku 28 tahun, cantik, manis, tinggi 170 cm, bodiku atletis dan sexy, aku adalah seorang dokter hewan, sehari-hari aku magang di Kebun Binatang Surabaya (KBS), berdomisili di Surabaya.

Read the rest of this entry »

Namaku Natalia, panggilanku Lia namun banyak juga yang menyapaku Nat. Usiaku 28 tahun dengan tinggi badan 170 cm. Sehari-hari aku magang di Kebun Binatang Surabaya (KBS) sesuai dengan statusku sebagai dokter hewan lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Aku bukanlah satu-satunya dokter hewan di KBS, masih ada empat orang dokter hewan lainnya dan aku termasuk yang paling muda di antara mereka. Hanya ada seorang dokter hewan cowok di KBS, dan aku paling cantik di antara ketiga dokter hewan cewek yang bertugas di KBS.

Read the rest of this entry »

Ratih adalah seorang ibu muda berusia 28 tahun yang tinggal di sebuah desa kecil di bagian selatan Jawa timur. Ia mengikuti suaminya yang bertugas di sana. Ia sendiri sebenarnya sejak kecil sampai kuliah terbiasa hidup di kota besar.Pekerjaan suaminya sebagai aktivis sebuah LSM yang menangani community development mengharuskannya pergi ke pelosok-pelosok.

Read the rest of this entry »

Mas Ferry masih mengerang hebat dengan tubuhnya bergetar-getar kenikmatan dan aku gigit pentil dadanya, sambil kucakar punggungnya untuk menahan kenikmatan yang tiada taranya ini. Kuangkat pantatku pelan-pelan dan masih kulihat sisa-sisa ketegangan di batang kemaluan Mas Ferry. Setelah itu kami pun terkulai lemas dan tidur sambil batang kemaluan Mas Ferry masih menancap di memiawku.

Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.